daftar sbobet

Komitmen meningkatkan kualitas layanan bimbingan dan konseling (BK) di sekolah terus diperkuatĀ redaksitv.id oleh Dosen Program Studi Bimbingan dan Konseling (BK) Universitas Negeri Surabaya (UNESA) Kampus 5 Magetan. Melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), para dosen BK UNESA mengadakan pelatihan konseling modern dan postmodern bagi Guru BK SMA se-Kabupaten Magetan.

Kegiatan ini menjadi ruang belajar sekaligus diskusi profesional untuk memperbarui wawasan guru BK agar mampu menjawab tantangan peserta didik di era yang terus berubah.

Meningkatkan Kompetensi Guru BK di Era Dinamis

Perkembangan zaman membawa perubahan besar dalam karakter, pola pikir, hingga permasalahanĀ seputarkediri.id yang dihadapi siswa SMA. Oleh karena itu, pendekatan konseling konvensional saja dinilai belum cukup. PKM yang diselenggarakan oleh Dosen BK UNESA Kampus 5 ini hadir sebagai solusi untuk meningkatkan kompetensi guru BK melalui pendekatan konseling modern dan postmodern.

Materi yang disampaikan menekankan pentingnya pemahaman siswa secara holistik, tidak hanya dari sisi masalah, tetapi juga potensi, kekuatan, dan konteks sosial budaya yang melingkupinya.

Mengenal Konseling Modern dan Postmodern

Dalam kegiatan PKM ini, peserta diperkenalkan pada konsep konseling modern yang berfokus pada pendekatan ilmiah, sistematis, dan berbasis data. Sementara itu, konseling postmodern menitikberatkan pada sudut pandang klien, narasi hidup, serta makna personal yang dibangun oleh siswa.

Pendekatan seperti solution focused counseling dan narrative counseling menjadi topik yang menarik perhatian para guru BK. Metode ini dinilai relevan untuk membantu siswa menemukan solusi secara mandiri dan membangun kepercayaan diri dalam menghadapi masalah akademik maupun personal.

Antusiasme Guru BK SMA se-Magetan

Kegiatan PKM ini disambut dengan antusias oleh Guru BK SMA se-Magetan. Para peserta aktif berdiskusi, berbagi pengalaman lapangan, serta mengajukan pertanyaan terkait penerapan konseling modern dan postmodern di sekolah masing-masing.

Banyak guru BK mengakui bahwa pelatihan ini memberikan sudut pandang baru dalam praktik konseling, terutama dalam membangun komunikasi terapeutik yang lebih empatik dan kolaboratif dengan siswa.

Kontribusi Nyata UNESA bagi Dunia Pendidikan

Melalui PKM ini, Dosen BK UNESA Kampus 5 Magetan menunjukkan peran nyata perguruan tinggi dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di daerah. Kegiatan ini tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga aplikatif sehingga dapat langsung diterapkan dalam layanan BK di sekolah.

Diharapkan, pelatihan konseling modern dan postmodern ini mampu memperkuat peran Guru BK sebagai pendamping siswa yang profesional, adaptif, dan humanis.

Harapan untuk Layanan BK yang Lebih Berkualitas

Ke depan, sinergi antara UNESA dan para guru BK di Magetan diharapkan terus terjalin melalui berbagai program pengembangan kompetensi. Dengan bekal pendekatan konseling yang lebih relevan, layanan BK di SMA diharapkan semakin efektif dalam membantu siswa tumbuh menjadi pribadi yang mandiri, tangguh, dan berdaya saing.

Kegiatan PKM ini menjadi langkah penting menuju layanan bimbingan dan konseling yang lebih modern, kontekstual, dan berorientasi pada kebutuhan nyata peserta didik.

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *