Get Adobe Flash player

Cari Artikel

Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday532
mod_vvisit_counterThis week1185
mod_vvisit_counterThis month10598
mod_vvisit_counterAll373369

Your IP: 54.146.176.30
Now: 2017-02-20 22:36

YOGYA - Sempat terbelit masalah hukum, pembangunan gedung Perpustakaan Daerah (Perpusda) akan diselesaikan pada 2015. Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah (BPAD) DIY sudah menyiapkan Rp 22,5 miliar dari APBD 2015 untuk penyelesaiannya.

“Rp 18 miliar untuk interior perpustakaan dan Rp 4,5 miliar untuk penataan taman. Saya minta high quality semua,” kata Kepala BPAD DIY Budi Wibowo usai rapat kerja bersama Komisi A DPRD DIY, Senin (22/12/2014).

Proses lelang interior dan taman segera dilaksanakan. Budi menargetkan, akhir tahun 2015, Perpusda bisa dibuka untuk umum. Kelengkapan koleksi juga sudah disiapkan BPAD mulai dari arsip-arsip Keraton, Pakualam, Taman Siswa maupun arsip-arsip penting lain yang berkaitan dengan Yogyakarta.

Sebelumnya Budi juga menyebut akan mengakuisisi koleksi buku-buku Karta Pustaka, sebuah lembaga kerjasama budaya antara Indonesia dan Belanda yang ditutup awal Desember lalu.

“Rencananya, semua arsip bisa diformat e-book saat Perpusda dilaunching akhir 2015 nanti,” terang Budi.

Anggota Komisi A DPRD DIY Agus Sumartono menilai, pembangunan infrastruktur Perpusda harus dibarengi dengan kesiapan SDM. Apalagi, BPAD punya konsep e-learning serta program Jogja Library for All yang menyajikan perpustakaan dengan konsep digitalisasi.

“Kalau SDM tidak siap, ini mubadzir,” kata Agus.

Sumber: tribunnews.com