Get Adobe Flash player

Cari Artikel

Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday531
mod_vvisit_counterThis week1184
mod_vvisit_counterThis month10597
mod_vvisit_counterAll373368

Your IP: 54.146.176.30
Now: 2017-02-20 22:35

SMP YP PGRI Makassar menjadi juara satu Lomba Resensi Bukum, Lomba Duta Baca dan Lomba Perpustakaan Tingkat Kota Makassar 2014. Sekolah mitra USAID Prioritas itu meraih penghargaan tersebut berkat penerapan dua jam tambahan kurikuler wajib Mata Pelajaran Pengembangan Minat Baca. Hal tersebut disampaikan Communication Specialist USAID, Mustajib, Rabu 11 Desember.

“SMP itu maju dalam budaya literasi karena tambahan jam belajar khusus. Mereka menerapkan strategi yang diajarkan USAID dalam membangun budaya literasi,” kata Mustajib.

Prestasi itu menjadi menarik sebab, data terbaru dari Progress International Reading Literacy Study (Pirls) menunjukkan bahwa kemampuan litarasi siswa Indonesia masih rendah. Indonesia berada di urutan ke 45 dari 49 negara yang diuji rekanan USAID tersebut.

Kepala SMP YP PGRI Makassar, Nasrah menambahkan, prestasi itu menunjukkan bahwa siswanya tidak saja memahami intisari buku yang dibaca, tetapi juga mampu mengkritisi dan merangkumnya dalam tulisan. “Dengan demikian, budaya baca sudah melangkah maju ke budaya tulis. Dengan kata lain, mereka berhasil membangun budaya literasi dengan baik,” ujarnya.

Selain mampu mengetahui intisari bacaan, mereka juga mampu menyusun dalam tulisan yang logis dan terstruktur. Berkat juara tersebut, kegiatan membaca SMP YP PGRI ditayangkan tiap hari sebagai iklan budaya baca di TVRI. Sebelumnya,  SMP YP PGRI  juga menyabet hampir semua piala lomba resensi buku Tingkat Kota Makassar. (fajaronline)