Warning: mktime() [function.mktime]: It is not safe to rely on the system's timezone settings. You are *required* to use the date.timezone setting or the date_default_timezone_set() function. In case you used any of those methods and you are still getting this warning, you most likely misspelled the timezone identifier. We selected 'Europe/London' for 'BST/1.0/DST' instead in /home/h17455/public_html/backup2012/plugins/system/vvisit_counter.php on line 62

Warning: mktime() [function.mktime]: It is not safe to rely on the system's timezone settings. You are *required* to use the date.timezone setting or the date_default_timezone_set() function. In case you used any of those methods and you are still getting this warning, you most likely misspelled the timezone identifier. We selected 'Europe/London' for 'BST/1.0/DST' instead in /home/h17455/public_html/backup2012/plugins/system/vvisit_counter.php on line 95
BPAD dan ANRI Adakan Sosialisasi PP No. 28 Tahun 2012 tentang Pelaksanaan UU No. 43 Tahun 2009 tentang Kearsipan

Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi DKI Jakarta


Warning: strtotime() [function.strtotime]: It is not safe to rely on the system's timezone settings. You are *required* to use the date.timezone setting or the date_default_timezone_set() function. In case you used any of those methods and you are still getting this warning, you most likely misspelled the timezone identifier. We selected 'Europe/London' for 'BST/1.0/DST' instead in /home/h17455/public_html/backup2012/libraries/joomla/utilities/date.php on line 56

Warning: date() [function.date]: It is not safe to rely on the system's timezone settings. You are *required* to use the date.timezone setting or the date_default_timezone_set() function. In case you used any of those methods and you are still getting this warning, you most likely misspelled the timezone identifier. We selected 'Europe/London' for 'BST/1.0/DST' instead in /home/h17455/public_html/backup2012/libraries/joomla/utilities/date.php on line 198
BPAD dan ANRI Adakan Sosialisasi PP No. 28 Tahun 2012 tentang Pelaksanaan UU No. 43 Tahun 2009 tentang Kearsipan
Berita BPAD
Jakarta, BPADJAKARTA.net - Sosialisasi Undang-undang Nomor 43 Tahun 2009 tentang Kearsipan dan Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2012 tentang Pelaksanaan Undang-undang Nomor 43 Tahun 2009 tentang Kearsipan diselenggarakan oleh Glossary Link Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dengan panitia pelaksana Badan Perpustakaan dan Glossary Link Arsip (BPAD) Provinsi DKI Jakarta. Kegiatan tersebut bertempat di Balai Pertemuan Gedung Blok G Balaikota Provinsi DKI Jakarta, Jl. Medan Merdeka Selatan No. 8 – 9 Jakarta, Selasa (24/4) pukul 07.30. Acara sosialisasi Undang-Undang dan Peraturan Pemerintah tentang Pelaksanaan Undang-Undang Kearsipan tersebut dibuka oleh Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Fauzi Bowo, dan dihadiri oleh jajaran pejabat di lingkungan Pemprov DKI Jakarta dan beberapa pejabat ANRI sebagai narasumber. Hadir pula perwakilan dari koordinasi pimpinan daerah, para camat dan lurah, pimpinan BUMD, pimpinan ormas, beserta para tokoh masyarakat, dengan jumlah peserta sebanyak sekitar 380 orang. Sosialisasi di lingkungan Pemprov. DKI Jakarta ini merupakan kegiatan perdana dari rangkaian sosialisasi serupa yang rencananya akan dilaksanakan di seluruh provinsi se-Indonesia oleh ANRI sejak disahkannya PP Nomor 28 Tahun 2012 beberapa waktu yang lalu. Undang-undang dan Peraturan Pemerintah tentang kearsipan yang relatif baru ini perlu disosialisasikan dengan tujuan untuk meningkatkan pemahaman tentang pentingnya pengelolaan arsip sebagai bentuk transparansi serta pertanggungjawaban memori kolektif  dalam mewujudkan good governance dan reformasi birokrasi khususnya di kalangan penyelenggara pemerintah daerah. Dalam sambutannya Kepala ANRI menyampaikan bahwa seiring dengan perubahan paradigma dari pemerintahan Indonesia yang semula sentralistik menjadi lebih terdesentralisasi yang ditandai dengan otonomi daerah perlu disikapi dengan pengelolaan arsip yang lebih baik pada masing-masing pemerintah daerah yang menjadi ujung tombak dari pelayanan masyarakat. Arsip juga memiliki peran yang penting dalam pelestarian memori kolektif serta nilai-nilai budaya daerah dan bangsa. Dalam kaitannya dengan hal tersebut ANRI mengharapkan agar Pemprov. DKI Jakarta mengembangkan sebuah memorial kepala daerah seperti yang telah ada di beberapa negara sebagai wujud apresiasi dan pelestarian nilai-nilai sejarah atas tokoh-tokoh pendahulu.
 
Pada kesempatan sosialisasi ini ANRI juga memberikan apresiasi yang tinggi kepada Pemprov DKI Jakarta dalam hal pengelolaan kearsipan yang ditandai dengan pemberian penghargaan kepada Gubernur DKI Jakarta dalam kategori pembina pelestarian khasanah Glossary Link arsip statis atas prakarsa dan kiprahnya dalam pengelolaan kearsipan di Provinsi DKI Jakarta. Hal ini dapat dilihat dari beberapa upaya dan pencapaian Pemprov. DKI Jakarta khususnya dalam bidang kearsipan. Antara lain adalah dengan telah dibangunnya depo arsip 8 lantai yang terletak di kawasan Pulo Mas, Jakarta Timur, yang terus dikembangkan sehingga menjadi depo arsip terbesar dengan fasilitas yang terdepan se-Asia Tenggara serta depo arsip transit yang sementara ini telah ada di dua wilayah Kota Administrasi. Kemudian dari sisi regulasi, Pemprov. DKI juga telah menerbitkan Perda dan Pergub yang mendukung peningkatan kinerja dalam bidang pengelolaan kearsipan. Dari sini dapat terlihat bahwa DKI Jakarta dapat sudah lebih maju dibandingkan dengan provinsi-provinsi lain dan diharapkan dapat menjadi rujukan dalam pengelolaan kearsipan yang dapat mendukung kinerja pemerintah daerah.

Gubernur Fauzi Bowo dalam sambutannya menekankan dan menginstruksikan khususnya kepada seluruh SKPD bahwa dengan diberlakukannya UU dan PP yang baru tentang kearsipan ini diharapkan dapat memiliki kemampuan untuk mengelola arsip sebagaimana yang telah menjadi amanat UU dan PP tersebut. Gubernur pun mengucapkan terima kasih  dan rasa penghargaan yang tinggi karena telah diberikan penghargaan oleh ANRI serta mengungkapkan bahwa penghargaan ini pun merupakan sebuah apresiasi yang besar terhadap jajaran pengelola arsip di lingkungan Pemprov. DKI Jakarta karena telah bekerja keras dalam mewujudkan pengelolaan arsip yang baik. Gubernur juga menyambut baik ide ANRI, sebagaimana yang telah disampaikan oleh Kepala ANRI dalam sambutan sebelumnya, untuk mewujudkan sebuah pusat pelestarian warisan budaya daerah dalam bentuk serial memorial gubernur atau kepala daerah bahkan para tokoh-tokoh terdahulu baik sipil maupun militer yang pernah memimpin Jakarta. Di akhir sambutannya Gubernur meminta agar Kepala BPAD dan seluruh Kepala SKPD dan unit-unit terkait agar mengambil langkah-langkah nyata, secara proporsional dan profesional untuk mengoptimalkan pengelolaan arsip di Provinsi DKI Jakarta secara lebih terencana, teratur, berkesinambungan, sistemik, dan komprehensif terlebih dengan adanya momentum penghargaan dari ANRI. Kepada seluruh peserta sosialisasi, Gubernur pun berpesan agar dapat mengikuti kegiatan tersebut dengan seksama dan penuh kesungguhan.

Sementara untuk sosialisasi UU dan PP tentang kerasipan itu sendiri dilaksanakan dalam dua sesi diskusi. Sesi pertama diisi dengan paparan Kepala BPAD mengenai penyelenggaraan kearsipan di Provinsi DKI Jakarta dan kebijakan kearsipan nasional oleh Deputi Bidang Informasi dan Pengembangan Sistem Kearsipan ANRI, Dini Saraswati, yang dipandu oleh Sekretaris BPAD Provinsi DKI Jakarta, Agus Bambang selaku moderator. Sedangkan dalam sesi kedua, yang tampil sebagai pembicara adalah Direktur Kearsipan Daerah ANRI, Widarno yang memaparkan rencana program dan kegiatan prioritas penyelenggaraan kearsipan nasional 2012 – 2014 dalam mendukung percepatan pencapaian reformasi birokrasi nasional dan Kepala Biro Hukum ANRI, Zita Asih Suprastiwi yang memaparkan substansi UU No. 43 Tahun 2009 tentang Kearsipan dan PP No. 28 Tahun 2012 tentang Pelaksanaan UU No. 43 Tahun 2009 tentang Kearsipan serta selaku moderator adalah Kasubdit Kearsipan Daerah III, Prihatmi Wuyatmini. (agung)  
 
Berita BPAD Kegiatan Gubernur Lintas Instansi Internasional
Perjanjian Kerjasama antara BPAD dengan PNRI dan BPAD dengan ANRI Perjanjian Kerjasama antara BPAD dengan PNRI dan BPAD dengan ANRI
Jakarta,BPADJAKARTA.net-Dalam rangka pengembangan sumber daya manusia untuk pustakawan dan arsiparis, Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah (BPAD) Provinsi DKI Jakarta menjalin kerjasama dengan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (PNRI) dan Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI). Naskah perjanjian ini ditandat...Selengkapnya
Pejuang Gubernur Budayawan Legenda
M.H. THAMRIN M.H. THAMRIN
Pahlawan Nasional Mohammad Husni Thamrin, telah banyak berjasa bagi kepentingan bangsa dan negara. Termasuk jasa-jasanya ikut merintis ikatan persatuan dan kesatuan di antara anak bangsa agar tidak terpecah belah. Jejak langkah putra terbaik bangsa ini perlu dijadikan suri teladan bagi generasi penerus masa kini. ...Selengkapnya
Posisi Anda: